Siap Cetak Lulusan Unggul, BPPSDMP Tingkatkan Mutu Pendidikan Pertanian

Dalam berbagai kesempatan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyampaikan “Dalam jangka pendek Kementerian Pertanian (Kementan) memiliki beberapa program aksi yaitu kebijakan single data melalui pengakurasian data lahan dan produksi, membangun komando strategis pembangunan pertanian dari pusat hingga tingkat kecamatan, menjamin ketersediaan komoditas pangan bagi 267 juta jiwa, medorong partisipasi petani untuk memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai 50 Triliun Rupiah dan menumbuhkan 2.5 Juta petani pengusaha milenial berorientasi ekspor.

Dalam jangka pendek, Kementan memiliki tanggung jawab menjamin ketersediaan komoditas pangan bagi 267 juta petani dan menumbuhkan 2.5 juta petani pengusaha milenial berorientasi ekspor. Untuk itu diperlukan dukungan Lembaga Pendidikan Pertanian yang mampu mendidik dan mencetak petani milenial sebagai salah satu cara untuk mencapai tujuan Kementan tersebut. Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) lingkup Kementerian Pertanian dan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) serpong adalah lembaga pendidikan dibawah naungan Kementan yang menjadi wadah untuk menghasilkan SDM Pertanian yang unggul, professional dan handal.

Polbangtan dan PEPI sebagai UPT Pendidikan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) terus melakukan peningkatan mutu pendidikan pertanian melalui akreditasi program studi. Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi siap mensupport proses akreditasi ini, di seluruh UPT di seluruh unit kerja yang ada di BPPSDMP. “Saya dukung penuh anggaran dan upaya akselerasi proses penyiapan dokumen,” tambah Dedi.

Pada kesempatan berbeda, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Idha Widi Arsanti menambahkan “Politeknik atau Pendidikan Vokasi dibawah Kementerian Pertanian ditujukan untuk menghasilkan SDM yang professional, berjiwa wirausaha, dan SDM yang mempunyai daya saing tinggi.” Dengan adanya dukungan penuh dari berbagai pihak, Polbangtan dan PEPI semakin siap bergerak lebih cepat dan lebih optimis dalam mempersiapkan peningkatan mutu pendidikan pertanian melalui akreditasi program studi. VITRI/CHA2

Baca Juga :   Jalin Konsolidasi Bersama, Kementerian BUMN Dukung Kementan Kembangkan Industri Berbasis Pangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *