oleh

Terapkan Teknologi Digital, SMKPP Kementan Lakukan CBT

SEMBAWA – Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan komitmen melakukan peningkatan lembaga guna meningkatkan pelayanan publik dan peningkatan manajemen organisasi pendidikan.

Salah satu cara untuk meningkatkan pelayanan terhadap proses pendidikan vokasi pertanian dengan menerapkan teknologi dalam pelaksanaanya termasuk evaluasi pembelajaran. Sebagaimana dilakukan SMK PP Negeri Sembawa, salah satu lembaga pelayanan penyelenggaraan pendidikan menengah vokasi dibawah Kementan.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, menginginkan peningkatkan pelayanan dalam hal mendidik generasi milenial di sektor pertanian terus dilakukan.

“Kita akan terus berusaha mencetak SDM Pertanian handal meneruskan dan mengisi pembangunan pertanian. Salah satunya yaitu melakukan perbaikan dan peningkatan pelayanan pendidikan vokasi sesuai standar sistem manajemen mutu sehingga norma-norma yang baik harus dijaga dan diteruskan,” tambahnya.

Sementara Kepala Badan penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, menyampaikan perlu dilakukan pemantapan Pendidikan vokasi pertanian.

“Tujuannya untuk mencetak lulusan yang berkualitas baik sebagai job seeker, job creator maupun pengusaha pertanian milenial,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, SMKPP Negeri Sembawa terus berupaya maksimal mewujudkan keberhasilan dalam setiap program kegiatan pendidikan yang telah diprogramkan yaitu evaluasi pembelajaran.

Di era digital 4.0, hampir di setiap kegiatan berfokus pada penggunan kemajuan teknologi. Tak terkecuali pada dunia pendidikan. Seiring dengan hal tersebut, SMK PP Negeri Sembawa pun menerapkan kemajuan teknologi dengan melaksanakan Penilaian Akhir Semester Ganjil dengan sistem Computer Based Test (CBT), yang bisa diakses oleh siswa dengan menggunakan Android, PC, dan Laptop.

Kepala SMKPPN Sembawa, melalui Wakil bidang Pengajaran Estri Rahajeng, menyampaikan Sejak 2018 SMK-PP Negeri Sembawa telah menggunakan sistem CBT dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Dinilai pelaksanaan sistem CBT berjalan berhasil, maka sekolah pun berani mengambil langkah untuk menggunakan sistem CBT dalam setiap penilaian akhir semester,” katanya.

Baca Juga :   DPR Apresiasi Kinerja Kementan Tingkatkan Pemasaran Hasil Hortikultura

Dengan sistem CBT, semua guru dan siswa merasakan dampak yang jauh lebih efektif dan efisien dibandingan dengan Paper Based Test. Guru tidak perlu disulitkan lagi dengan persiapan ujian yang panjang, seperti mencetak dan memperbanyak kertas ujian.

“Cukup dengan satu kali memasukkan soal ke dalam form soal yang telah ditentukan kemudian di publish ke server, seluruh siswa sudah bisa mengikuti ujian. Begitu juga dengan waktu pasca ujian, guru tidak perlu susah-payah memeriksa hasil ujian yang menumpuk berlembar-lembar,” urainya.

Sistem CBT akan mengakumulasi secara otomatis nilai hasil ujian para siswa.
Dengan sistem CBT, siswa cukup membutuhkan Username dan Password untuk mengakses soal ujian, sehingga siswa tidak perlu lagi menyiapkan alat-alat ujian seperti biasanya.

Pelaksanaan Akhir Semester Ganjil Tahun Pembelajaran 2021/2022 di SMK PP Negeri Sembawa dengan sistem CBT, telah dilaksanakan dari tanggal 06-10 Desember 2021 untuk kelas XI dan XII, serta tanggal 13-17 Desember 2021 untuk kelas X.

Mengingat masih dalam kondisi pandemic Covid-19, maka pelaksanaan ujian dibagi menjadi 2 (dua) termin, agar menekan penyebaran Covid-19. Tentunya, pelaksanaan ujian tetap memperhatikan protocol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. SMKPP Negeri Sembawa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed