Sukses Gelar KEJAR, Sukoharjo Raih Penghargaan Golden Certificate

Jakarta – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) bergerak cepat menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo untuk mengembangkan dan menyebarkan benih kelapa genjah. Suksesnya Kegiatan Kelapa Genjah Sebar (KEJAR) 1 juta batang di Kabupaten Sukoharjo beberapa waktu lalu, menjadi momentum yang membanggakan di dunia pertanian Indonesia. Bupati Sukoharjo dan Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo berhasil menerima penghargaan Golden Certificate sebagai insan pertanian yang telah berjasa dalam membantu pengembangan pertanian di Indonesia, dimana keduanya merupakan pelopor pengembangan kelapa genjah di Kabupaten Sukoharjo.

Dalam rangka mengapresiasi insan pertanian, khususnya yang telah mendorong akselerasi perekonomian negara bidang pertanian, Menteri Pertanian menyerahkan penghargaan pertanian 2022 sekaligus melaksanakan tasyakuran. “Pertanian terbukti bertahan mensupport perekonomian negara dimasa pandemi. Terima kasih kepada seluruh petani, pekebun, peternak, jajaran pemerintah pusat daerah yang membidangi pertanian, dan seluruh insan terkait pertanian lainnya,” ujar Mentan SYL (14/08).

Pada kesempatan yang sama, Andi Nur Alam Syah, Direktur Jenderal Perkebunan menyampaikan, KEJAR 1 juta batang secara Nasional merupakan rangkaian kegiatan Perkebunan Merdeka, jelang perayaan Kemerdekaan Indonesia ke 77. Adapun target pengembangan kelapa genjah di Sukoharjo sebanyak 110.000 batang, dan pencanangannya telah berhasil dilakukan oleh Presiden RI tanggal 11 Agustus 2022 di Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten Boyolali. Bupati Sukoharjo mendapatkan penghargaan karena terbukti berhasil menginisiasi pertumbuhan nilai ekspor gula merah di Kabupaten Sukoharjo, yang telah dilaksanakan oleh PT. Big Tree Bening dengan negara tujuan Amerika Serikat, Italia, Puerto Rico sejumlah 434.444 kg dengan nilai Rp. 14.802.696.741. Dengan adanya pengembangan kelapa genjah ini tentunya akan sangat berdampak positif dan bermanfaat bagi keberlanjutan ketersediaan bahan baku untuk produksi gula merah bagi eksportir di Kabupaten Sukoharjo.

Baca Juga :   Kementan: UU Ciptaker Memiliki Tujuan Strategis Dalam Mensejahterakan Petani

“Semoga dengan adanya penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh insan pertanian di seluruh Indonesia, untuk terus semangat meningkatkan dan mengembangkan potensi pertanian termasuk perkebunan kedepannya, karena mengingat saat ini seluruh dunia dihadapkan krisis pangan dunia, kita dituntut untuk terus kreatif mencari solusi mengamankan kebutuhan pangan nasional. Kejar merupakan salah satu solusi tepat jitu untuk mengamankan ketersediaan stok gula merah khususnya,” harapnya.

Kepala Dinas Pertanian Dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo dan Bupati Sukoharjo, sangat mengapresiasi Kementerian Pertanian karena telah dipercaya di tahun 2022 ini mendapatkan bantuan 1.000 Ha untuk pengembangan Kelapa genjah di Kabupaten Sukoharjo, dan terbukti telah sukses melakukan pencapaian target yang diberikan sehingga Kabupaten Sukoharjo menjadi salah satu tempat dicanangkannya kegiatan KEJAR 1 juta batang oleh Presiden Republik Indonesia.

“Pada kesempatan yang baik ini atas nama pemerintah kabupaten Sukoharjo mengucapkan terimakasih atas penghargaan sebagai pelopor pengembang kelapa genjah, tentunya tidak terlepas dari peran Menteri Pertanian dan Dirjen Perkebunan atas support dan dukungan yang diberikan kepada pemerintah kabupaten Sukoharjo sehingga kita bisa melaksanakan pengembangan komoditas kelapa genjah di kabupaten Sukoharjo sebanyak 110.000 batang di Kabupaten Sukoharjo. Kedepannya kami berharap agar potensi yang sangat baik ini dapat kita kembangkan menjadi suatu trigger ekonomi yang baru pasca pandemi sehingga dapat meningkatkan produksi dan produktivitas perkebunan serta meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Bagas Windaryatno, Kepala Dinas Pertanian Dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo.

Ia menambahkan, Pemerintah kabupaten Sukoharjo memberikan supporting terkait dengan program ini berupa pendampingan pelatihan dan pengawalan agar proses budidaya tanaman kelapa genjah bisa berjalan berhasil dengan baik. Selain itu, Lanjut Bagas, kedepan kami berharap adanya satu unit pengolahan yang dapat diberikan di wilayah kabupaten Sukoharjo sehingga produksi utama dari kelapa genjah ini dapat memberikan nilai tambah bagi petani karena ini bisa menjadi komoditas ekspor yang luar biasa. Semoga dengan ini bisa memberikan motivasi dan semangat bagi kita semua untuk bekerja lebih baik. Humas Ditjenbun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *