Tingkatkan Kualitas Layanan Kearsipan, BBPP KETINDAN Sosialisasikan Aplikasi Srikandi

MALANG – Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan salah satunya dalam bidang kearsipan, khususnya untuk Pengelolaan Arsip Dinamis. Peran penting arsip diperlukan untuk menunjang kegiatan administrasi dengan lebih efisien dan efektif bagi suatu organisasi/instansi.

BBPP Ketindan sebagai UPT di bawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian dalam mencapai tujuan tersebut melaksanakan Sosialisasi Aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) (2/04/2024). Acara tersebut dilaksanakan di Aula Mahkota Dewa BBPP Ketindan dan dihadiri oleh seluruh ASN BBPP Ketindan.

SRIKANDI adalah sebuah aplikasi pengelolaan arsip dinamis yang didasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Aplikasi ini merupakan hasil kolaborasi yang erat antara Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta Kementerian PPN/BAPENNAS.

Beberapa keunggulan aplikasi SRIKANDI adalah memungkinkan pengguna melakukan pembuatan, pengiriman, dan penerimaan naskah dinas antar-instansi dapat dilakukan secara elektronik setiap saat dengan mudah dan aman. Aplikasi ini berbasis cloud yang disimpan di pusat data nasional (arsip.go.id) sehingga instansi tidak perlu menyiapkan anggaran untuk infrastruktur sendiri sehingga akan berdampak pada penghematan anggaran serta untuk mendukung program paperless.

Sesuai dengan Kepmentan 324/KPTS/TU.110/M/3/2022 tentang penerapan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) di Kementerian Pertanian, seluruh Eselon dan UPT Lingkup Kementerian Pertanian diharapkan dapat mengimplementasikan SRIKANDI di unit kerja masing-masing. Penerapan aplikasi SRIKANDI juga termasuk perwujudan nilai dasar ASN BerAKHLAK yaitu “Adaptif”. Nilai Adaptif mencerminkan nilai – nilai dasar cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan, terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas, serta bertindak proaktif.

Baca Juga :   Hasil Panen Jagung Maret-April Melimpah, Ini 10 Kabupaten Produsen Terbesar

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi, mengatakan akan terus berkomitmen melakukan penyelamatan arsip, termasuk penyerahan arsip statis dan salinan arsip terjaga yang diciptakan Kementan.

Sementara itu, Kepala BBPP Ketindan, Nurul Qomariyah, dalam arahannya mengatakan, implementasi aplikasi SRIKANDI merupakan perwujudan core values ASN BerAKHLAK yaitu termasuk dalam nilai “adaptif”.

“Saya berharap ASN BBPP Ketindan dapat cepat menyesuaikan diri dalam perubahan di era teknologi seperti sekarang ini salah satunya dengan menggunakan aplikasi SRIKANDI sebagai sarana kearsipan digital,”terang Nurul.

Kepala BBPP Ketindan juga menuturkan, “Kegiatan hari ini sebagai salah satu langkah menuju perubahan yang lebih baik untuk Balai kita tercinta. Semoga penggunaan aplikasi SRIKANDI di BBPP Ketindan dapat berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan berarti serta dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan”, pungkas Nurul Qomariyah mengakhiri sambutannya. Najia/Nur/Yeni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *