BATU — Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu menjadi lokasi penyelenggaraan Bimbingan Teknis Pengolahan Pakan dan Limbah Ternak yang diikuti 46 kepala desa, perangkat desa, dan anggota BPD Kabupaten Berau, Kalimantan Timur Kamis (27/11/2025).
Kegiatan yang digelar DPC APDESI Kabupaten Berau tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam memanfaatkan potensi lokal untuk pengembangan pakan ternak dan pengolahan limbah secara berkelanjutan.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan kunci kemajuan pertanian nasional.
“Kemajuan pertanian kita sangat bergantung pada kemampuan dan kompetensi SDM. Oleh karena itu, kami berkomitmen meningkatkan kemampuan SDM melalui pelatihan dan pendidikan berkualitas,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menekankan bahwa pendidikan nonformal memegang peran penting sebagai sarana pemberdayaan masyarakat dan penguatan ketahanan pangan.
Rombongan peserta disambut Kepala BBPP Batu, Roby Darmawan, di ruang kelas Butcher. Dalam sambutannya, Roby menyampaikan apresiasi atas kepercayaan DPC APDESI Berau yang kembali memilih BBPP Batu sebagai mitra peningkatan kapasitas SDM sektor peternakan. Ia berharap peserta dapat membawa pulang pengetahuan yang aplikatif.
“Bimtek ini adalah bekal Bapak/Ibu untuk dibawa pulang. Ilmu dan teknologi ini bukan sekadar teori. Tugas kita setelah ini adalah bagaimana mentransformasi ilmu yang didapat menjadi gerakan nyata di desa masing-masing,” ujarnya.
Ketua DPC APDESI Kabupaten Berau yang diwakili Ketua Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) APDESI, Syaiful Ahyar, menuturkan bahwa Kabupaten Berau memiliki potensi besar dalam bahan baku pakan, terutama dari limbah sawit. Namun teknologi pengolahannya masih perlu diperkuat agar memberi manfaat ekonomi lebih besar bagi masyarakat desa.
Selama bimtek, peserta mendapatkan pembekalan teori dan praktik langsung mulai dari pembuatan silase, peracikan pakan lengkap, hingga teknik pengolahan limbah ternak menjadi pupuk organik. Pendekatan praktik tersebut dirancang agar peserta dapat menyesuaikan metode dengan kondisi desa masing-masing ketika kembali ke wilayahnya.
Melalui kegiatan ini, BBPP Batu menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan kapasitas desa berbasis peternakan serta mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna sebagai upaya peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Berau. Dwi/BBPP BATU












