Brigade Pangan Sukseskan Swasembada Pangan dengan Peningkatan IP di Sambas

Sambas — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas melaksanakan kegiatan panen dan tanam padi perdana Musim Tanam (MT) I dengan target Indeks Pertanaman (IP) 300 di lokasi Brigade Pangan Tekad Pemuda, Desa Dungun Laut dan Desa Sentebang, Kecamatan Jawai, Rabu (10/12/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam percepatan tanam dan peningkatan produktivitas padi di wilayah tersebut.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa Brigade Pangan akan terus diperkuat sebagai garda terdepan modernisasi pertanian.

“Program ini dirancang untuk mendorong pertanian berbasis bisnis dan teknologi yang dikelola oleh generasi muda,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti. Ia menyebut bahwa Brigade Pangan merupakan gerakan bersama antara penyuluh, petani, dan pemerintah dalam membangun kemandirian serta ketahanan pangan daerah.

“Brigade Pangan adalah gerakan bersama antara penyuluh, petani, dan pemerintah untuk membangun kemandirian dan ketahanan pangan daerah,” katanya.

Pada musim tanam kali ini, Brigade Pangan Tekad Pemuda mengelola lahan seluas 191 hektare dengan capaian hasil panen sebesar 5,6 ton per hektare menggunakan varietas padi Mekongga. Capaian tersebut menunjukkan komitmen petani dalam memaksimalkan potensi lahan serta mendukung percepatan peningkatan IP hingga IP300.

Sesditjen Tanaman Pangan, Ahmad Musyafak, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Brigade Pangan harus mampu menjalankan peran strategis dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Menurutnya, hal tersebut semakin memungkinkan karena petani saat ini telah didukung oleh mekanisasi pertanian modern yang mempercepat dan mempermudah proses budidaya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, Apriadi, menegaskan bahwa Brigade Pangan perlu terus berupaya menyukseskan program pemerintah pusat serta menjaga ketahanan pangan daerah. Ia menambahkan bahwa kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan produksi dan efisiensi pertanian.

Keberhasilan kegiatan ini juga tidak terlepas dari peran aktif Penyuluh Pertanian Kecamatan Jawai yang melakukan pendampingan intensif kepada petani melalui edukasi budidaya, pengawalan program IP300, serta penerapan teknologi pertanian modern. Penyuluh menjadi penghubung strategis antara kebijakan pemerintah dengan praktik di lapangan agar kegiatan tanam dan panen berjalan optimal.

Kegiatan panen dan tanam perdana ini turut dihadiri Kepala BRMP Anjar Suprapto, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat, PJ Brigade Pangan yang diwakili oleh Catur dan Prima dari BBPP Batu, Dandim 1208 Sambas, Camat Jawai, Danramil Kecamatan Jawai, Kapolsek Jawai, para kepala desa se-Kecamatan Jawai, Gapoktan se-Kecamatan Jawai, Manajer Brigade Pangan Pemuda Mutiara–Maju Bersama–Tani Makmur, serta anggota Kelompok Tani Serai Wangi I.

Kehadiran lintas sektor tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi pusat dan daerah dalam mendorong peningkatan produksi padi sekaligus mempercepat terwujudnya swasembada pangan, khususnya di Kabupaten Sambas. BBPP Batu terus berkomitmen mendukung penguatan kapasitas SDM pertanian melalui pendampingan Brigade Pangan sebagai motor penggerak pertanian modern dan berkelanjutan. Catur/BBPP BATU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *