Jaga Ketahanan Pangan, Bupati MUBA Apresiasi Penyuluh dan Petani

Bupati Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Dodi Reza Alex melakukan panen raya di Kampung Tangguh Musi Kelurahan Ngulak Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA). (3/3/2021)

Camat Sanga Desa, Hendrik menyampaikan bahwa Kecamatan Sanga Desa merupakan kecamatan yang mendapatkan penghargaan sebagai wilayah tangguh covid dengan lima program yaitu satu desa satu posko, ketahanan pangan, bantuan sosial, kemandirian sosial, dan lestari hutanku.

“Kegiatan panen raya ini merupakan program yang kedua yaitu ketahanan pangan”, tutur Hendrik.

Dodi Reza Alex , menyambut baik kegiatan panen raya dan memberikan apresiasi kepada petani dan penyuluh yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian di kecamatan sanga Desa.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada petani, penyuluh, tokoh masyarakat di Sanga Desa untuk meningkatnya produksi pertanian khususnya padi. Luas wilayah kecamatan Sanga Desa 2.042 hektar, telah 50% berhasil IP 200 dan 15% IP 300 dan hari ini kita panen diatas Sawah 40 hektar kelompok tani Ranggawe dengan hasil 6,5 ton gabah kering perhektar.”, ujar Dodi

“Saya perintahkan kepala dinas pertanian kabupaten Musi Banyuasin untuk menginventaris apa-apa yang dibutuhkan oleh petani seperti embung, irigasi untuk dianngarkan oleh APBD agar
2.000 Hektar di Sanga Desa iniharus tiga kali setahun panen demi ketahanan pangan” tambah Dodi.

Turut hadir pada acara tersebut, OPD Musi Banyuasin, , toko agama, toko pemuda, Dandim 0401 Musi Banyuasin, Kaporles MUBA, Kejari MUBA, Ketua Pengadilan Agama, Kepala SMKPP Negeri Sembawa, Perangkat Desa dan masyarakat Sanga Desa, seluruh personil BPP Kostratani Sanga Desa. Walaupun panen raya, kegiatan tersebut tetap memperhatikan pratokol kesehatan guna pencegahan covid-19.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, Di Indonesia yang tidak kena resesi dampak covid 19 adalah sektor pertanian. “Kalau begitu, pertanian kita harus dikembangkan dengan kuat, apalagi pertanian adalah sektor yang tidak membuat masyarakat miskin”. ujarnya.

Baca Juga :   Hashim Djojohadikusumo: Kinerja Mentan Amran Harus Dilanjutkan

Lebih lanjut SYL menekankan pada masa pandemi Covid 19 ini, pertanian merupakan sektor yang tangguh bahkan menjadi satu-satunya sektor yang selamatkan perekonomian nasional. Oleh karena itu, panen padi ini menjadi pembuktian bahwa dalam tantangan apapun, pertanian selalu berproduksi.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian, Dedi Nursyamsi menegaskan bahwa sebagai insan pertanian kita patut bersyukur karena sektor pertanian tetap bisa survive dalam menyediakan pangan bagi masyarakat dalam masa pandemi COVID 19 ini.

“Salah satu yang mendukung capaian ini adalah peran dari Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) yang diharapkan mampu memperkuat produksi dan koordinasi stakeholder pertanian seperti penyuluh, petani dan pelaku usaha di tingkat lapangan melalui media digital, “ tutur Dedi. SMK PP Negeri Sembawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *