oleh

Gandeng UNSRI, SMKPPN Kementan Wujudkan Merdeka Belajar

Gandeng UNSRI, SMKPPN Kementan Wujudkan Merdeka Belajar

SEMBAWA – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memaksimalkan peran pendidikan vokasi pertanian untuk menghasilkan SDM milenial yang handal. Salah satunya mengembangkan kerjasama untuk mendukung Merdeka Belajar.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, yakin pendidikan vokasi akan menghadirkan para petani milenial yang berkualitas.

“Dengan pendidikan vokasi, kami berharap hadir petani milenial yang mampu memberikan inovasi dalam pertanian. Karena bagaimanapun, masa depan pertanian ada di generasi milenial,” katanya.

Sedangkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan bahwa guna mendukung pembangunan pertanian maju, mandiri dan modern, perlu dilakukan penyiapan, pencetakan SDM pertanian unggulan.

“Melalui pendidikan vokasi, Kementan melahirkan SDM yang kompetitif sebagai tenaga kerja pertanian andal dan unggul (job seeker) serta sebagai pengusaha pertanian milenial andal, kreatif, inovatif, profesional, serta mampu menyerap lapangan pekerjaan sektor pertanian sebanyak mungkin (job creator),” ujar Dedi.

Dedi mengatakan bahwa pendidikan merupakan landasan pembelajaran pengetahuan, keterampilan dan wawasan yang akan membentuk kompetensi pada sumber daya manusia, tak terkecuali sumber daya manusia pertanian yang merupakan faktor kunci pada peningkatan produktivitas pertanian.

Menyepakati kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, SMK PP Negeri Sembawa sebagai lembaga penyelenggara pendidikan vokasi menengah Kementerian Pertanian menggandeng Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya (UNSRI) dalam mendukung kebijakan ini. Kegiatan penandatangan MoU di gelar di pekan kedua Desember 2021 di SMK PP Negeri Sembawa.

Kepala SMK PP Negeri Sembawa, Mattobi’i, menyampaikan harapan dalam kerjasama ini adalah bagaimana menyiapkan lulusan untuk berwirausaha dengan menghadirkan teknologi dalam pembelajaran.

“Kedepan kami mengharapakan dukungan dari UNSRI dalam lingkup kerjasama untuk pengembangan laboratorium analisis mutu, laboratorium produksi serta hilirisasi.Selain itu penyelarasan kurikulum sehingga SDM pertanian yang dihasilkan bisa diterima di pasar kerja,” katanya.

Baca Juga :   Kementan : Bukti Keberhasilan Penyuluh adalah produktivitas Meningkat

Dekan Fakultas Pertanian diwakili Ketua Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Rinto menyampaikan Fakultas pertanian UNSRI sudah sering berkerjasama dengan SMKPPN Sembawa yang biasanya dalam bidang Praktik Kerja Lapangan (PKL) siswa, tentunya ini akan kita perluas dalam bidang agronomi, agribisnis, Peternakan, perikanan dan budidaya perairan.

“Kami juga terbuka sekali bagi lulusan SMK yang ingin melanjutkan pendidikan juga Praktik lapangan, KKN dalam program merdeka belajar,” katanya. SMKPP Negeri Sembawa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed