Peluang Besar Produk Organik Perkebunan di Pasar Dunia

JAKARTA – Produk organik olahan dari komoditas pertanian termasuk perkebunan Indonesia tak dapat dipungkiri berpotensi melejit cukup signifikan. Tren gaya hidup sehat yang berkembang pesat mendorong peluang besar bagi pasar produk organik. Saat ini pasar global semakin mengarah kepada pangan sehat dengan mengonsumsi produk-produk organik.

Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan terus berupaya meningkatkan nilai daya saing komoditas perkebunan agar dapat terus merambah ekspor pasar dunia, karena komoditas perkebunan semakin banyak diminati terlebih ditengah pandemi ini, pekebun pun terus berkreasi dan berinovasi melahirkan produk-produk organik olahan komoditas perkebunan yang memiliki banyak turunan baik dari energi, kesehatan hingga pangan.

“Pemerintah terus berupaya mendorong dan memotivasi pekebun mengembangkan hasil olahan komoditas perkebunan organik dengan standar ramah lingkungan untuk memenuhi permintaan pasar global terhadap produk perkebunan yang berkualitas, aman dan sehat untuk dikonsumsi, serta tidak merusak lingkungan, mampu menopang pembangunan pertanian termasuk perkebunan berjalan secara berkelanjutan,” ujar Ali Jamil, Plt Dirjen Perkebunan, Kementerian Pertanian (18/03).

Besarnya potensi produk organik di Indonesia, Lanjut Ali, terlihat dari meningkatnya jumlah pekebun berkreasi mengolah hasil komoditas perkebunan organik dari tahun ke tahun, bertambahnya toko produk organik di supermarket dan rumah makan, tren gaya hidup sehat serta meningkatnya organisasi pecinta organik, bahkan telah berdirinya berbagai Lembaga Sertifikasi Organik.

“Terdapat lebih dari 150 desa organik binaan yang tersebar di berbagai provinsi dengan produk organik perkebunan seperti produk kopi organik, coklat atau biji kakao organik, lada hitam organik, minyak kelapa organik, teh, vanila, jambu mete, gula aren dan gula semut organik serta produk organik lainnya,” ujarnya.

Ali menambahkan, Melihat potensi ekspor produk organik perkebunan, selain Indonesia ada lima negara lainnya yang menjadi produsen utama produk organik, berdasarkan data organic trade association pada laman global organic trade, antara lain India, Ethiopia, Tanzania, Uganda, Peru, sedangkan USA, Jerman, Perancis merupakan 3 negara tujuan ekspor produk organik. Humas Ditjenbun

Baca Juga :   Ketersediaan Beras Melimpah, KTNA, PERHIPTANI, FKP4S Tolak Impor Beras

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *