Ketersediaan Dan Harga Bahan Pokok di Maluku, Aman dan Terkendali

Pemerintah mempunyai kewajiban untuk menjamin ketersediaan, distribusi dan harga terhadap 12 pangan pokok yang terjangkau di masyarakat. Sesuai arahan Menteri Pertanian agar jajaran lingkup Kementerian Pertanian bantu mengawal dan monitoring ketersediaan dan harga bahan pangan pokok dipasaran.

Kali ini Tim Ditjen Perkebunan, Direktur Tanaman Semusim dan Rempah (Tansimpah), Ardi Praptono, meninjau daerah provinsi Maluku, mulai dari tanggal 20 hingga 21 April 2022.

Sebelum melakukan sidak pasar, diawali dengan rapat koordiasi di kantor Gubernur. Dari hasil rapat diketahui bahwa hasil pantauan di 11 Kabupaten telah dihitung jumlahnya, apa saja yang dibutuhkan, dimana lokasi yang harus segera dipenuhi dan kekuatannya sampai beberapa minggu kedepan.

Seusai koordinasi tim pemantau segera tinjau ke pasar tradisional. Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat atas dukungan terhadap kondisi yang stabil dibuatlah pasar murah yang dilaksanakan di lapangan Merdeka – Ambon. Pasar murah ini akan berlangsung mulai dari tanggal 20 sd 24 April 2022. Acara dibuka resmi oleh Gubernur Maluku.

“Pasar ini menyediakan 9000 bantuan paket sembilan bahan pokok (sembako) kepada masyarakat di 8 lokasi seperti Kota Ambon, Maluku Tenggara, Kota Tual, Buru, Buru Selatan, SBB, SBT dan Maluku Tengah, ujar Murad Ismail, Gubernur Maluku, dalam sambutannya.

Gubernur menegaskan, rakyat yang menjadi sasaran pasar murah adalah mereka yang secara ekonomi kurang memiliki daya beli sehingga dengan adanya pasar murah ini dapat menjadi solusi bagi rakyat dalam memenuhi kebutuhannya selama ramadhan dan menjelang lebaran ini. “Minimal masyarakat dapat ikut menikmati harga-harga kebutuhan pokok yang terjangkau,” ujarnya.

Ratusan warga memadati pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Maluku dan bekerjasama dengan berbagai stakeholder.

Baca Juga :   Usaha Tani Perkebunan Layak dan Menguntungkan

Murad Ismail menambahkan, Pasar Murah rutin digelar setiap menjelang Idul Fitri sebagai upaya membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan sembilan bahan pokok sekaligus sebagai antisipasi lonjakan harga yang biasa terjadi tiap ramadhan dan lebaran. Sehingga penyelenggaraan pasar murah harus tepat sasaran.

Dalam mengakhiri peninjauan pasar murah, Gubernur juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Menteri Pertanian, atas pengawalan dan monitoring 12 bahan pangan pokok.

Penyelenggaraan pasar murah ini menjadi komitmen dan eksistensi Pemprov Maluku di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, maka pada hari ini sebagai bentuk kepedulian Pemprov Maluku bersama stakeholder terkait (BUMN/BUMD, Perbankan dan para pelaku usaha yang difasilitasi bersama-sama oleh Ketua TGPP Maluku.

Selain itu, Tim turut berkunjung ke pasar tradisional Mardika di Kota Ambon. “Beberapa gerai/lapak di dalam pasar dari hasil wawancara dengan penjual daging ayam, cabe, bawang merah/putih, minyak goreng dan telur ayam dapat dikatakan stok mencukupi dan tanpa ada gejolak,” ujar Ardi.

Direktur Tansimpah dan Tim Pengendali Pangan Provinsi Maluku berkunjung ke Pasar Tradisional Mardika, sebagai penanggung jawab atas ketersediaan dan harga bahan pokok untuk daerah provinsi Maluku, mengapreasi dan sangat bersyukur karena provinsi yang dikawal kondisinya sangat aman dan terkendali.

Lokasi terakhir yang dikunjungi adalah CV. Gema Rejeki sebagai distributor untuk Daging Ayam, Telur, Beras, Bawang dan Minyak Goreng.

Direktur CV. Gema Rejeki, Reding menjelaskan bahwa, komoditi beras masih tersedia sekitar 60 ribu karung dan akan bertahan sampai minggu ke 2, sampai bulan Mei. Selain itu juga stok minyak goreng tersedia sampai 23 ton dan cukup sampai bulan mei. Humas Ditjenbun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *