Mengenal Pinang Wangi, Produksi Tinggi, Beraroma Pandan, Bikin Happy Pasutri

Ternyata Provinsi Sumatera Barat memiliki kekayaan plasma nutfah untuk komoditas pinang. Terdapat jenis unik yang produksi tinggi, memiliki aroma pandan dan cepat berbuah. Menariknyanya olahan buahnya bisa membuat pasangan suami istri bahagia.

Menurut Yofit, produsen benih pinang wangi, tanaman istimewa ini sudah berbuah setelah umur 3,5 tahun dan mengalami panen puncak pada umur 5 tahun. Dengan potensi produksi bisa mencapai 30 kg per batang per panen. Dimana setiap bulannya dapat dilakukan 4 kali panen, dengan panen raya jatuh pada Agustus sampai dengan awal Januari.

“Pinang wangi bisa ditanami dengan kerapatan 1.200 batang dengan jarak tanam 3 x 4 meter. Selain itu, bisa juga ditanam di lahan marginal dan sebagai tanaman penaung untuk kakao maupun kopi”, jelas penangkar benih pinang wangi asal Kota Padang ini.

Menariknya lagi buah pinang muda ini bisa diolah menjadi jus yang memiliki khasiat untuk pasangan suami istri. Kabarnya hasil olahan tanaman palma tersebut memiliki khasiat meningkatkan vitalitas untuk pria. Sementara untuk perempuan bisa membuat aroma tubuh yang menyenangkan.

Yofit menjelaskan, jika tanaman ini ditemukan oleh Bustamar, seorang petani di Korong Pematang Tinggi Nagari Sikucur, Kecamatan V Puluh Kota, Kabupaten Padang Pariaman. Konon tanaman ini sudah ditanam secara turun temurun dan buahnya dipakai untuk menyirih. Saat ini telah teridentifikasi sumber benih pinang wangi seluas 50 ha dengan status unggul lokal. Pinang Wangi ini tengah diusulkan untuk menjadi varietas unggul nasional sehingga bisa digunakan secara luas. NS/Humas DitjenBun

Baca Juga :   Kolaborasi Kembangkan SDM Pertanian, 2 UPT Kementan Gelar Pelatihan Penumbuhan Kelembagaan Petani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *