Kementan Dorong Percepatan Program Prioritas Perkebunan Nasional

Makassar – Pemerintah terus berupaya memastikan program-program prioritas dan strategis nasional khususnya di bidang perkebunan dapat berjalan sesuai target. Salah satunya, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan melaksanakan Evaluasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dan penajaman Strategi Pembangunan Nasional, Kamis (14/23) di Makassar.

Direktur Jenderal Perkebunan, Andi Nur Alam Syah berharap evaluasi ini dapat menjadi sarana untuk melihat kembali sejauh mana indikator RPJMN telah dicapai.

“Sebagaimana kita ketahui Tahun 2024 merupakan periode terakhir RPJMN, dimana kegiatan Kementerian Pertanian khususnya Direktorat Jenderal Perkebunan harus lebih fokus pada pencapaian target indikator RPJMN. Sesuai arahan Sekretaris Kabinet, kegiatan tersebut didorong untuk dilaksanakan pada semester awal tahun 2024,” ujar Andi Nur.

Pada dokumen RPJMN 2020-2024 yang tertuang pada Perpres 18/2020, Ditjen Perkebunan memiliki peranan pada agenda pembangunan PN1 (Prioritas Nasional) Ketahanan Ekonomi untuk Pertumbuhan Berkualitas dan Berkeadilan yang diturunkan pada PP6 (Program Prioritas) Nilai Tambah, Lapangan Kerja, Investasi dan Industrialisasi.

“APBN yang terbatas perlu dioptimalkan dengan baik untuk menstimulus kegiatan pembangunan perkebunan diluar APBN. Perlunya langkah-langkah percepatan serapan anggaran dan capaian output kegiatan,” tambahnya.

Andi Nur berharap, dengan adanya penguatan program dan sinergi dari berbagai pihak, diharapkan kedepannya RPJMN dapat terealisasikan sesuai target, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat, pertumbuhan perekonomian yang semakin maju dan kokoh, serta terwujudnya penguatan sumber daya manusia dan sumber daya alam termasuk sektor pertanian maupun perkebunan yang semakin berkualitas dan berdaya saing. Humas Ditjenbun

Baca Juga :   Pantau Stok dan Harga Pangan di Sumsel, Kementan Kunjungi Pasar KM 5 Palembang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *