Pembaharu Pedesaan melalui Pelatihan Manajemen Kelembagaan bagi Pengelola P4S

Malang – Pemberdayaan masyarakat tani merupakan proses perubahan pola piker, perilaku, dan sikap petani dari subsistem tradisional menjadi petani modern berwawasan agribisnis melalui proses pembelajaran yang berkelanjutan, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia SDM Pertanian (BPPSDMP) melalui Balai Besar Pelatihana Pertanian (BBPP) Ketindan, melaksanakan kegiatan Pelatihan Manajemen Kelembagaan bagi Pengelola P4S (Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya) Tahun 2024 dengan diikuti 30 peserta berasal dari 19 Kabupaten hasil klasifikasi tahun 2021 dan 2022 bersama Forum Komunikasi P4S Jawa Timur.

Kepala Badan PPSDMP, Dedi Nursyamsi menegaskan bahwa P4S adalah kelembagaan pelatihan dengan metode pemagangan pertanian. P4S didirikan, dimiliki dan dikelola oleh pelaku utama dan pelaku usaha secara swadaya baik perorangan maupun kelompok.

“Peran P4S lainnya adalah sebagai lembaga yang turut menumbuhkan, mengembangkan dan memperkuat kader tani. Kemudian sebagai sentra dalam pengembangan dan diseminasi teknologi/inovasi, budidaya, perbenihan, pengolahan hasil, pengembangan spesifik lokalita, juga sebagai sentra pengembangan jejaring usaha tani,” terang Dedi.

Sebagai Lembaga pelatihan/permagangan petani diharapkan dapat secara langsung berperan aktif dalam pembangunan pertanian melalui pengembangan sumberdaya manusia pertanian bagi masyarakat disekitarnya, imbuh Dedi Nursyamsi.

Mengingat pentingnya pelatihan ini untuk membekali ketua, penggurus, ataupun anggota agar dapat melakukan tugas dan fungsinya dengan baik dengan kaidah-kaidah sebuah Lembaga/permagangan, kedepan bisa tumbuh dan berkembangnya pusat-pusat pelatihan swadaya yang berbassis dari masyarakat.

Sementara itu, Sumardi Noor, Kepala BBPP Ketindan berkomitmen gerakan pembaharuan pembangunan pertanian di kecamatan, petani milenial menjadi penggerak utama sektor pertanian melalui kegiatan pendampingan pelatihan pertanian bagi petani milenial, maupun penumbuhan dan penguatan kelambagaan petani diantaranya P4S merupakan salah satu solusi untuk mewujudkan dan memantapkan P4S sebagai pembaharu pedesaan di Indonesia.
Tuban/ Yeniarta

Baca Juga :   Petani Peserta PSR Harus Dapat Benih Yang Baik dan Benar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *