Metode Blended Learning Warnai Pelatihan Tahun 2024 di BBPP Ketindan

Malang – Tahun 2024 telah memasuki bulan Februari. Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan sebagai UPT Pelatihan dibawah Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan), Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) tahun 2024 ini akan melaksanakan diklat baik teknis maupun fungsional serta sertifikasi.

Dua kegiatan diklat telah dilaksanakan sejak pertengahan Januari 2024 lalu, yakni pelatihan manajemen kelembagaan bagi pengelola P4S serta pelatihan metodologi pelatihan bagi pengelola P4S. Pada Februari ini akan digelar kembali sertifikasi penyuluh pada 20-22 Februari

Rencananya BBPP Ketindan akan menggelar 18 pelatihan pada tahun 2024. Dan beberapa diantaranya menggunakan metode blended learning. Pelatihan menggunakan metode blended learning pada tahun ini antara lain pelatihan pengolahan hasil ubi jalar, pelatihan dasar bagi penyuluh pertanian terampil, dan pelatihan tanaman obat sebagai pestisida.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), Dedi Nursyamsi mengatakan, sasaran umum BPPSDMP adalah terwujudnya SDM Pertanian yang profesional, mandiri, berdaya saing, dan berjiwa wirausaha untuk mewujudkan kesejahteraan petani.

Karena itu, pengembangan SDM pertanian diarahkan pada peningkatan pengetahuan, keterampilan dan sikap untuk membentuk kepribadian yang mandiri bagi SDM pertanian khususnya petani.

“Kunci keberhasilan utama dari pembangunan pertanian bukanlah bantuan sarana prasarana seperti pupuk, benih, maupun alsintan dan lain lain, akan tetapi yang terutama keberhasilan pembangunan pertanian adalah SDM-nya,” katanya.
Yeniarta

Baca Juga :   Jaga Produksi, Kementan Sigap Atasi Serangan Kumbang Tanduk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *