Perkuat Peran Petani Sebagai Pusat Pembelajaran Dan Wirausaha, FK P4S Kabupaten Jombang Resmi Dilantik

JOMBANG – Forum Komunikasi (FK) Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, melaksanakan Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus FK P4S Kabupaten Jombang masa bakti 2025–2030 yang dilaksanakan pada Sabtu, 24/1/2026, bertempat di Pendopo Kampung Adat Desa Segunung, Kecamatan Wonosalam.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan kelembagaan P4S di Kabupaten Jombang sebagai wadah pembelajaran, pelatihan, dan pengembangan usaha tani berbasis swadaya petani. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Daerah (MUSDA) FK P4S Kabupaten Jombang yang telah diselenggarakan pada 8 Juli 2025 di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Jombang.

Sejalan dengan arah kebijakan Menteri Pertanian, keberadaan P4S terus didorong sebagai pusat peningkatan kapasitas sumber daya manusia pertanian yang menempatkan petani sebagai pelaku utama pembangunan pertanian, sekaligus sebagai agen perubahan di wilayah perdesaan.

Pelantikan pengurus FK P4S Kabupaten Jombang dilakukan oleh Ketua FK P4S Provinsi Jawa Timur, Tarwa Mustofa, sementara pengukuhan pengurus dilakukan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, M. Rony. Pengurus yang dikukuhkan merupakan hasil musyawarah dan kesepakatan anggota yang terdiri atas unsur pelindung, pembina, penasihat, pengurus harian, serta bidang-bidang strategis yang mendukung pelaksanaan program kerja organisasi.

Penguatan struktur organisasi ini sejalan dengan kebijakan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) yang menekankan pentingnya peran P4S sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan SDM pertanian melalui pendekatan pembelajaran berbasis praktik, percepatan alih teknologi, serta pengembangan kewirausahaan pertanian.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, M. Rony, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada P4S yang selama ini mampu menjalankan berbagai kegiatan pelatihan dan pendampingan petani secara mandiri dan swadaya. Menurutnya, keberadaan P4S patut diapresiasi karena meskipun dengan keterbatasan sumber daya dan minim dukungan pembiayaan, berbagai kegiatan tetap dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat langsung bagi petani. P4S juga dinilai sebagai kumpulan petani yang memiliki kepedulian dan semangat berbagi ilmu, pengalaman, serta keterampilan yang berangkat dari keahlian dan praktik nyata di lapangan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian, termasuk peningkatan luas tambah tanam, tidak terlepas dari kolaborasi seluruh organisasi petani, termasuk peran aktif P4S di Kabupaten Jombang.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Jombang terus mendorong lahirnya wirausaha baru di sektor pertanian sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan ekonomi perdesaan. Beberapa program yang dikembangkan antara lain budidaya padi sehat, penangkaran benih, serta pengembangan budidaya ikan nila. Dalam konteks tersebut, P4S diharapkan dapat berperan aktif sebagai pusat pembelajaran dan inkubator usaha tani. Setelah dikukuhkan, pengurus FK P4S Kabupaten Jombang diminta untuk segera menyusun rencana kerja serta progres kegiatan yang terukur dan berkelanjutan, sekaligus menghidupkan kembali kegiatan-kegiatan pelatihan yang selaras dengan program Kementerian Pertanian.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan sekaligus Pembina P4S Jawa Timur, Nurul Qomariyah, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang yang dinilai memiliki komitmen tinggi dan konsisten dalam mendukung pembangunan pertanian, termasuk pengembangan P4S.

Nurul juga memberikan apresiasi kepada FK P4S Provinsi Jawa Timur yang selama ini aktif mengawal pengembangan P4S, mulai dari penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas pengelola, hingga pengembangan usaha P4S serta pemantapan koordinasi antar P4S di berbagai daerah. Dengan dikukuhkannya pengurus FK P4S Kabupaten Jombang masa bakti 2025–2030, diharapkan P4S Kabupaten Jombang semakin berkembang, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kapasitas petani dan masyarakat sekitar. Sebagai organisasi swadaya petani, kekuatan utama P4S terletak pada kemandirian, kebersamaan, serta semangat berbagi pengetahuan dan pengalaman. Dukungan pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat semakin memperkuat peran P4S dalam mewujudkan pembangunan pertanian yang berkelanjutan, berdaya saing, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Jombang.

Selain kegiatan pelantikan, pada kesempatan tersebut juga digelar Rapat Koordinasi (Rakor) Luas Tambah Tanam (LTT) yang dihadiri juga Kepala Tim Kerja Penyuluhan Kabupaten Jombang beserta Koordinator Wilayah (Korwil) kecamatan di Kabupaten Jombang. Rakor ini digelar untuk mempercepat pelaksanaan LTT melalui pembahasan strategi, pemantauan progres, dan penyelarasan pelaporan, sehingga tidak ada data yang tertinggal atau berbeda antara sistem e-Pusluh dengan data di Dinas Pertanian Kabupaten Jombang.

Dalam rakor, dibahas berbagai alternatif percepatan tanam, antara lain penggunaan benih unggul dan sehat, menggalakkan penerapan tanam culik (memanen sebagian lahan untuk persemaian 2 minggu sebelum waktu panen agar setelah panen dapat langsung secepat mungkin dilakukan penanaman, pengelolaan irigasi dan saluran air secara efisien, serta optimalisasi alsintan untuk percepatan olah lahan. Nurhadi*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *