Batu – Dalam upaya meningkatkan kualitas mutu penyelenggaraan pelatihan serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), Kementerian Pertanian terus berkomitmen menjaga keberlanjutan Sistem Manajemen Mutu sesuai standar ISO 9001: 2015 dan mengimplementasikan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2025.
Sejalan dengan upaya anti penyuapan di lingkungan Kementan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman secara konsisten dan tegas melakukan bersih-bersih terhadap perilaku korupsi di lingkungan Kementan. Mentan mengajak seluruh pegawai lingkup Kementan untuk menghindari korupsi hingga menerima sogokan atau gratifikasi.
“Jangan salah memilih kawan. Saya di pihak yang sama dengan rakyat. Kita merah putih. Lawan bersama para mafia pangan dan koruptor,” tegas Mentan.
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti mengatakan bahwa pengembangan SDM merupakan kunci untuk menghadapi tantangan pertanian. Dengan adanya SDM yang unggul maka bisa menciptakan sebuah sinergitas mewujudkan lingkungan birokrasi yang sehat tentunya didukung pula oleh sistem pemerintahan yang baik.
“Salah satu indikator lembaga pemerintahan yang baik ialah mampu menerapkan Reformasi Birokrasi. Reformasi birokrasi dan SMAP memiliki kaitan erat dalam upaya menciptakan birokrasi yang bersih dan bebas dari penyuapan,” Ujar Santi.
Dalam memastikan keberlanjutan kesesuaian, kecukupan dan efektifitas Sistem Manajemen Mutu dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan, maka BBPP Batu melaksanakan kegiatan internal audit ISO integrasi pada tahun 2026. Rangkaian kegiatan audit di laksanakan selama 3 hari, yang di mulai pada tanggal 25 – 26 Mei 2026 dan di lanjutkan pada tanggal 02 Juni 2026 mendatang khusus untuk fungsi Top Manajemen.
Audit Internal ini bertujuan untuk menentukan apakah ISO 9001: 2015 dan ISO 37001:2025 sudah diterapkan, dipelihara secara efektif dan ditingkatkan pengendaliannya demi kemajuan Balai.
Audit internal kali ini melibatkan beberapa fungsi atau bagian di BBPP Batu yang erat kaitannya dengan Implementasi Sistem Manajemen Mutu dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan, seperti Top Manajemen, Tim Sekretariat ISO, Tim Kerja SDM dan TU, Tim Kerja Keuangan, Tim Kerja Rumah Tangga dan BMN, Tim Kerja Program Kerjasama, Tim Kerja Evaluasi dan Pelaporan, Tim Kerja Pelatihan Aparatur dan Non Aparatur, Tim Kerja Sertifikasi, Bagian Widyaiswara dan Bagian Pengadaan/PPK.
Pada kegiatan opening meeting audit internal ISO, Kepala BBPP Batu yang di wakili oleh Kepala Bagian Umum, Sjaifurahman meminta agar semua bagian atau fungsi bersama – sama mensukseskan kegiatan audit ini. “Dengan komitmen dan kerjasama semua unsur dan bagian terkait, mari bersama kita terus mengoptimalkan dan meningkatkan pelayanan di Balai serta menolak segala jenis suap, pungli dan gratifikasi dalam pelaksanaan layanan”, tutup Rahman. DWI/BBPP BATU













