Kubu Raya – Komitmen Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional terus diperkuat melalui kolaborasi dan sinergi lintas sektor. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui kegiatan Tanam Padi Program Agrosolution yang diselenggarakan PT Pupuk Kalimantan Timur di Desa Pal IX, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, penyuluh, dan petani dalam mendukung pembangunan pertanian nasional. Melalui Program Agrosolution, petani didorong untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan secara efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa percepatan tanam merupakan langkah strategis dalam menjaga peningkatan produksi pangan nasional serta memperkuat ketahanan pangan Indonesia.
“Pemanfaatan lahan secara optimal dan percepatan tanam menjadi kunci untuk meningkatkan produksi padi serta menjaga keberlanjutan swasembada pangan,” tegas Menteri Amran.
Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya kesiapan petani dalam mengoptimalkan lahan pertanian yang tersedia.
“Lahan yang sudah siap tanam perlu segera dimanfaatkan. Hal ini membutuhkan komitmen bersama agar produktivitas pertanian terus meningkat,” ujar Santi.
Kegiatan tanam padi tersebut dihadiri oleh Bupati Kubu Raya, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat, Kepala BRMP, Komisaris PT Pupuk Kalimantan Timur Azis, Kepala BBPP Batu, Kapolres Kubu Raya, Camat Sungai Kakap, Camat Kubu Raya, Kepala Desa Pal IX, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya yang memiliki komitmen kuat dalam mendukung pembangunan sektor pertanian.
Pada kesempatan tersebut dilakukan penanaman padi varietas Inpari 32 pada lahan seluas satu hektare menggunakan sistem tanam manual dengan pola tegel. Demonstrasi penanaman ini menjadi bagian dari implementasi Program Agrosolution dalam mendorong penerapan teknologi budidaya yang tepat guna guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani padi.
Kepala BBPP Batu, Ugik Romadi, menyampaikan bahwa keterlibatan aktif BBPP Batu dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung program strategis Kementerian Pertanian melalui pelatihan, koordinasi, serta pendampingan kepada penyuluh dan penanggung jawab program di lapangan.
“Keberhasilan Brigade Pangan dan Program Optimalisasi Lahan tidak dapat dicapai sendiri. Diperlukan sinergi yang kuat agar pendampingan kepada petani berjalan maksimal, produktivitas meningkat, dan target swasembada pangan dapat segera terwujud,” ujar Ugik.
Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi seluruh pihak, kegiatan tanam padi di Kabupaten Kubu Raya ini diharapkan menjadi momentum penting dalam meningkatkan produksi padi nasional sekaligus memperkuat kesejahteraan petani di Kalimantan Barat. Sinergi lintas sektor yang terbangun menjadi bukti bahwa swasembada pangan bukan sekadar target, melainkan agenda bersama yang terus diwujudkan secara nyata. PRIMA/DWI/BBPP BATU













