Kubu Raya – Antusiasme peserta mewarnai Pelatihan Peningkatan Kapasitas Brigade Pangan Mendukung Swasembada Pangan yang diselenggarakan Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 7–9 Juli 2026, menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) pertanian guna mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional.
Pelatihan diikuti oleh 15 pengurus inti Brigade Pangan Empening Jaya Bersama dan dilaksanakan di Balai Desa Teluk Empening, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya. Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi manajerial, penguatan kelembagaan, hingga peningkatan kompetensi teknis untuk mendukung pengelolaan usaha tani yang lebih modern dan produktif.
Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Kubu Raya, Rahmat Ruzniar, saat membuka pelatihan, menegaskan peningkatan kapasitas pengurus Brigade Pangan menjadi faktor penting dalam mendorong produktivitas pertanian di tingkat lapangan.
“Melalui pelatihan ini kami berharap lahir pengurus Brigade Pangan yang tangguh, adaptif, dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan pertanian serta mengawal program swasembada pangan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa penguatan Brigade Pangan merupakan bagian dari strategi besar Kementerian Pertanian dalam mempercepat transformasi menuju pertanian modern.
“Brigade Pangan harus menjadi motor penggerak pertanian modern. Kita ingin melahirkan SDM pertanian yang mampu menguasai teknologi, mengelola usaha secara profesional, dan menjadi penggerak peningkatan produksi menuju swasembada pangan,” tegas Mentan Amran.
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan investasi jangka panjang yang menentukan keberhasilan pembangunan pertanian nasional.
“SDM memegang peranan penting dalam peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan nasional. Melalui pelatihan teknis, Brigade Pangan diharapkan semakin profesional, inovatif, dan mampu menjadi penggerak pembangunan pertanian di daerah,” ujar Arsanti.
Manajer sekaligus Ketua Brigade Pangan Empening Jaya Bersama, Abdul Wakhid Syarifuddin, mengapresiasi penyelenggaraan pelatihan yang difasilitasi BBPP Batu bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Terentang.
“Pelatihan ini menjadi bekal yang sangat berharga bagi kami untuk meningkatkan kapasitas dalam mengelola Brigade Pangan. Semangat seluruh peserta sangat tinggi karena kami memiliki tujuan yang sama, yakni mewujudkan kemandirian dan swasembada pangan melalui pengelolaan pertanian yang lebih baik,” ungkapnya.
Memasuki hari kedua pelatihan, antusiasme peserta tetap tinggi. Diskusi berlangsung aktif dan peserta terlibat langsung dalam berbagai materi maupun studi kasus yang disampaikan narasumber. Semangat belajar tersebut mencerminkan komitmen para pengurus Brigade Pangan untuk meningkatkan kompetensi dalam mengelola organisasi sekaligus mengoptimalkan potensi pertanian di wilayahnya.
Melalui sinergi antara BBPP Batu, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, dan kelembagaan petani, Brigade Pangan Empening Jaya Bersama diharapkan semakin siap menjadi garda terdepan dalam mempercepat peningkatan produksi pertanian serta mendukung terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan di Kabupaten Kubu Raya. CTR/SYAFI’I/BBPPBATU












