Sambas – Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian kembali menggelar Gerakan Tanam Serentak (Gertam) Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempercepat peningkatan produksi pangan nasional melalui optimalisasi lahan dan peningkatan indeks pertanaman.
Semangat Gertam turut menggema di wilayah perbatasan, tepatnya di Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas. Sejumlah desa berpartisipasi dalam kegiatan tanam serentak di lokasi Optimalisasi Lahan (Oplah) Tahun 2024, Oplah Tahun 2025, serta Cetak Sawah Rakyat (CSR). Salah satu titik pelaksanaan dipusatkan di Desa Pangkalan Bemban pada lahan Oplah Tahun 2024.
Pelaksanaan Gertam mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, mulai dari Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Selakau, PPL Wilayah Kerja Penyuluhan Pertanian (WKPP), pengurus gabungan kelompok tani (Gapoktan), hingga anggota kelompok tani yang terlibat langsung dalam kegiatan tanam.
Sepanjang Juli 2026, Desa Pangkalan Bemban mencatat realisasi tanam seluas 164 hektare pada lahan Oplah Tahun 2024 dan 140 hektare pada lahan Oplah Tahun 2025. Capaian tersebut menunjukkan komitmen petani dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan untuk meningkatkan produksi pangan.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa percepatan tanam merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produksi padi sekaligus memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional.
“Pemanfaatan lahan secara optimal dan percepatan tanam menjadi kunci untuk meningkatkan produksi padi serta menjaga keberlanjutan swasembada pangan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, mengatakan Gerakan Tanam Serentak bertujuan meningkatkan indeks pertanaman sebagai fondasi keberlanjutan produksi pangan nasional. Menurutnya, berbagai tantangan di lapangan dapat diatasi melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan.
“Tujuan kita adalah meningkatkan indeks pertanaman. Tantangan tentu ada, tetapi dengan kerja keras dan kolaborasi semua pihak saya yakin dapat kita atasi,” katanya.
Gerakan Tanam Serentak di Kabupaten Sambas tidak hanya menjadi upaya memperluas areal tanam, tetapi juga memperkuat transformasi menuju pertanian yang maju, mandiri, dan modern. Melalui optimalisasi lahan dan kolaborasi seluruh pihak, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan. PRIMA/DWI/BBPPBATU













