Kunyit Bubuk, Rempah Alami Inovasi SMK PP Negeri Sembawa

Kunyit, merupakan jenis rempah yang kaya manfaat, tidak hanya sebagai menyedapkan masakan, namun memiliki beragam khasiat untuk kesehatan. Kunyit selain biasa dikenal sebagai pelengkap bumbu masakan yang memiliki citarasa dan warna yang khas sebagai bumbu dapur namun, kerap kali dimanfaatkan sebagai bahan dasar minuman tradisional.

Kunyit memiliki senyawa kimia kurkumin. Zat pewarna kuning tersebut diduga mampu membantu proses penyembuhan pada tubuh. Untuk itu, Sekolah Menengah Kejuruan Pembangunan Pertanian (SMK PP) Negeri Sembawa melalui Lab APHP, mengolah kunyit menjadi bubuk kunyit. Hal tersebut untuk mempermudah pada saat akan menggunakan, baik untuk pelengkap bumbu masakan ataupun sebagai campuran minuman tentu saja akan lebih praktis.

Desi Apriyani, S.ST, Pranata Laboratorium SMK PP Negeri Sembawa menuturkan, proses pembuatan bubuk kunyit sangat mudah, namun proses pembuatan bubuk kunyit membutuhkan waktu pengeringan. Menurutnya, proses pengeringan jika secara alami membutuhkan waktu beberapa hari lamanya tergantung cuaca, akan tetapi proses tersebut bisa di persingkat jika menggunakan oven.

Langkah untuk pembuatan bubuk kunyit yaitu dengan membersihkan kotoran yang menempel pada kunyit. Setelah bersih lanjutkan dengan mengiris kunyit secara tipis-tipis lalu jemur dibawah sinar matahari agar kering secara sempurna atau bisa juga menggunakan oven untuk mempersingkat waktu pengeringan. Setelah kering lanjutkan dengan sangrai sesaat, lalu blender kunyit sehingga menjadi butiran bubuk halus. Bubuk kunyit siap di pakai kemas dalam wadah toples” ujar Desi.

Dikutip dari hellosehat.com rangkum tentang manfaat yang terkandung di dalam kunyit dari berbagai sumber sebagai berikut, pertama bisa meringankan sakit maag karena sejak dulu kunyit dipercaya sebagai ramuan herbal yang mampu untuk mengatasi masalah pada pencernaan, seperti maag. Kunyit juga bisa membantu mengurangi frekuensi kekambuhan gejala maag, sebab kurkumin dalam kunyit juga bekerja mengendalikan produksi asam lambung dan empedu berlebih.

Baca Juga :   Tingkatkan Kompetensi Pendidik, SMKPP Kementan Gelar Workshop Kurikulum

Kedua, kunyit bisa mengempiskan perut kembung. Kurkumin pada kunyit dapat membantu otot organ pencernaan agar tetap bergerak lancar seperti seharusnya guna mengurangi tekanan gas dalam perut. Kunyit juga sekaligus membantu lambung menghentikan produksi asam berlebihan yang menyebabkan perut kembung.

Ketiga, kunyit juga mampu mengurangi mual. Mengkonsumsi kunyit saat sedang masuk angin atau mengalami gangguan pencernaan yang menyebabkan rasa mual pada tubuh sangat dianjurkan. Kunyit mampu meminimalisir rasa mual pada tubuh, apalagi jika diracik bersamaan dengan bubuk lada hitam maka akan memberikan efek pereda mual yang sangat manjur.

Keempat, meredakan nyeri haid. Kandungan kurkumin kunyit memiliki khasiat pereda nyeri alami (analgesik) yang bekerja dengan melemaskan kontraksi rahim penyebab perut kram. Meski begitu, beberapa ahli menyarankan wanita yang pendarahan menstruasinya berat untuk tidak mengonsumsi kunyit.

Beberapa hal yang sangat penting untuk diperhatikan agar bubuk kunyit lebih tahan lama yaitu proses pengeringan dan proses penyimpanan. Maka pastikan pada saat proses pengeringan berlangsung kunyit benar-benar kering sempurna tentu saja pada proses penyimpanan simpanlah kunyit bubuk ke dalam wadah atau toples kedap udara.

Upaya pengolahan kunyit menjadi bubuk kunyit sangat didukung oleh Kepala SMK PP Negeri Sembawa Ir. Mattobi’i, M.P. menurutnya, pengolahan kunyit dengan dijadikan kunyit bubuk merupakan inovasi baru dalam bumbu masakan, dan kunyit bubuk sebagai solusi praktis dalam memasak.

SMK PP Negeri Sembawa yang merupakan UPT Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian yang mampu menjawab tantangan Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi yang mengharapakan bahwa pembangunan pertanian harus mencakup keseluruhan yaitu dari hulu sampai hilir.

Menurut Dedi Nursyamsi, pengolahan kunyit menjadi kunyit bubuk yang diproduksi oleh SMK PP Negeri Sembawa sebagai bentuk terwujudnya harapan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo yaitu pertanian maju, mandiri dan modern. SMK PP Negeri Sembawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *