oleh

Ini Rincian KUR 2021 untuk Perkebunan

Salah satudukungan pemerintah untuk pembiayaan pekebun baik di hulu maupun di hilir adalah dengan KUR (Kredit Usaha Rakyat). Dengan bunga 6% maka pekebun lewat kelompok tani bisa meningkatkan skala usahanya sampai ke hilir. Dedi Junaedi, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan menyatakanhal ini.

Tahun 2021 KUR untuk pertanian ditargetkan Rp70 triliun dengan rincian untuk tanaman pangan Rp26,81 triliun, hortikultura Rp7,84 triliun, perkebunan Rp28,21 triliun, peternakan Rp15,06 triliun. Realisasi KUR sampai 19 April 2021 yang paling tinggi adalah perkebunan Rp6,92 triliun dengan debitur 150.168 ,disusul tanaman pangan Rp5,61 triliun 204.228 debitur, Peternakan Rp3,76 triliun dengan 114.472 debitur; hortikultura Rp2,63 triliun 96.053 triliun; kombinasi pertanian/perkebunan dengan peternakan (mixed farming) Rp1,28 triliun 52.924 debitur; jasa pertanian, perkebunan dan peternakan Rp230,97 miliar 7.422 debitur.

Penyerap terbesar KUR sector perkebunan adalah perkebunan kelapa sawit Rp4,36 triliun 73.898 debitur, disusul perkebunan karet dan tanaman getah lainnya Rp961,7 miliar 33.301 debitur, perkebunan tebu dan pemanis lainnya Rp525,73 triliun 7.900 debitur, perkebunan tanaman kopi Rp306,01 miliar 11.465 debitur, perkebunan cengkeh Rp176,88 miliar 6.263 debitur, perkebunan kelapa Rp166,17 miliar 4.759 debitur, perkebunan tanaman lain yang tidak diklasifikasikan ditempat lain Rp155,45 miliar 2.832 debitur.

Perkebunan tanaman kakao Rp112,22 miliar debitur 4.173 ; perkebunan tembakau Rp46,42 miliar 1.569 debitur, perkebunan minyak tanaman atsiri Rp35,88 miliar 1.510 debitur, perkebunan lada Rp26,83 miliar 1000 debitur, perkebunan tanaman rempah yang tidak diklasifikasikan ditempat lain Rp26,14 miliar, perkebunan tanaman rempah pala Rp12,69 miliar 583 debitur, perkebunan jambu mete Rp4,3 miliar debitur 139, perkebunan tanaman teh Rp2,18 miliar 75 debitur, perkebunan bahan baku tekstil dan tanaman sejenisnya Rp1,64 miliar 26 debitur, perkebunan tanaman rempah panili Rp610 juta 21 debitur. Humas Ditjenbun

Baca Juga :   Dukung Pemulihan Ekonomi, Kementan Fasilitasi Kerjasama Petani Kelapa dengan Pengusaha

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed