Tingkatkan Pengetahuan, Mahasiswa Universitas Brawijaya Studi Lapang Pengendalian Hayati dan Hama Terpadu

Malang – Sebanyak 22 orang mahasiswa Universitas Brawijaya Malang Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) mengunjungi Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan. Para Mahasiswa tersebut bermaksud meningkatkan pengetahuan dan kompetensinya terkait pengendalian hayati dan pengendalian hama terpadu beserta produk yang dihasilkan.

Sebagai salah satu UPT dibawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, BBPP Ketindan sebagai lembaga untuk melaksanakan pelatihan fungsional bagi aparatur, pelatihan teknis dan profesi, mengembangkan model dan teknik pelatihan fungsional dan teknis di bidang pertanian bagi aparatur dan non aparatur pertanian.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi sering mengatakan, bahwa pengembangan SDM Pertanian diarahkan  pada peningkatan pengetahuan,  keterampilan dan sikap untuk membentuk kepribadian yang mandiri bagi SDM pertanian

Selaku Kepala BBPP Ketindan, Sumardi Noor saat menerima secara resmi kegiatan kuliah lapang mahasiswa Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Brawijaya Malang, mengatakan, BBPP Ketindan memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk bisa belajar dan menimba ilmu seperti praktik kerja lapang, magang maupun penelitian. Untuk itu perlu tindak lanjut dalam bentuk kegiatan lainnya kepada pihak Universitas Brawijaya agar bisa ditingkatkan lagi bentuk kerjasamanya.

“Saat ini BBPP Ketindan juga tengah mengembangkan program smar farming sebagai bentuk kerjasama antara BPPSDMP dan Korea Selatan. Sehingga kelak ketika mahasiswa dari Universitas Brawijaya Malang magang atau PKL di BBPP Ketindan sudah tersedia sarana pembelajaran yang sangat menarik bagi milenial,” ujar Sumardi Noor.

Menurut dosen pembimbing, Program Studi Biologi Fakultas MIPA Universitas Brawijaya Malang, Bagyo Yanuard, kunjungan tersebut dalam rangka kuliah lapang mata kuliah pengendalian hayati.
“Kegiatan kuliah lapang ini diikuti oleh mahasiswa semester 5 dan semester 7 dan kegiatan kuliah lapang yang dilaksanakan di BBPP Ketindan ini merupakan agenda rutin yang sudah ditetapkan oleh pihak kampus serta menyampaikan apresiasi kepada Kepala Balai yang telah menerima dengan baik tawaran untuk bisa meningkatkan bentuk kerjasama yang lain dengan BBPP Ketindan,”kata Bagyo.

Baca Juga :   Masuk Top Finalis Inovasi Pelayanan Publik, Inilah Kelebihan Biotron

Setelah kegiatan penerimaan mahasiswa, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi dari widyaiswara BBPP Ketindan yakni Djoko Sumianto dan Ali Sutopo yang menjelaskan pengendalian  hayati.  Dimana mahasiswa diberikan pemahaman  dasar hukum perlindungan tanaman, pengendalian penyakit  tanama, konsep dasar pengendalian hayati, prinsip pengendalian hayati, strategi pengendalian hayati, keuntungan dan kelemahan pengendalian hayati, musuh alam, predator,  patogen, bakteri, jamur, virus, nematoda, dan augmentasi serta keterkaitan dengan pengendalian hama terpadu (PHT). Selain itu tambahan materi yakni implementasi pengendalian hayati seperti pembuatan agensi hayati dan pengenalan produk pengendalian hayati. DJKS/YNI/BBPPKETINDAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *