Dukung Rembug Utama KTNA Jatim Siapkan Penas 2023

Batu – Bertempat di Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Jawa Timur (Jatim) melaksanakan Rembug Utama persiapan Pekan Nasional (Penas) 2023, pada 23/12/2022, yang dihadiri oleh 107 peserta dari 28 Kabupaten dan Kota di seluruh Provinsi Jatim.

Seperti yang pernah disampaikan dan ditegaskan oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat pertemuan Pra Penas 2022 di Maros, Sulawesi Selatan pada 25/6/2022 lalu, bahwa akan memantapkan komitmennya dalam penguatan komoditi lokal untuk kemandirian pangan.

“Demi meningkatkan kesejahteraan petani serta mengantisipasi krisis pangan global yang saat ini sedang melanda dunia,” tutur Mentan SYL.

Ia mengatakan, jangan pernah takut karena ada KTNA yang membackup. Menurutnya, kegiatan ini adalah bagian konsolidasi konsep dan program Kementan.

“Dunia sedang lagi tidak baik-baik, Dunia sedang krisis pangan. Indonesia negara ke empat terbesar sekitar 273 juta orang. Biarkan badai gelombang dunia menghajar pangan, tapi Indonesia karena ada KTNA siap menjadi negara yang damai, aman dan tenteram,” ujar Mentan.

Ketua Panitia Pelaksana Rembug Utama KTNA Provinsi Jatim, Akhmad Prayogo mengatakan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi antara KTNA Provinsi Jatim dengan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan, Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu dan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang.

Sementara itu Ketua KTNA Jawa Timur Sumrambah yang sekaligus juga menjabat sebagai Wakil Bupati Jombang, mengatakan, bahwa KTNA Jatim harus cepat bergerak membangkitkan pertanian di Indonesia. kata pria yang juga menjabat Wakil Bupati Jombang ini.

“Dengan adanya rembug ini, para peserta yang berasal dari seluruh wilayah Jawa Timur dapat memberikan masukan untuk dibawa ke Pekan Nasional (Penas), sekaligus bisa saling bertukar informasi yang nantinya akan dibawa ke daerahnya masing masing,”ujarnya.

Baca Juga :   Tingkatkan Nilai Tambah Produk Pertanian, Kementan Latih Jutaan Petani dan Penyuluh

Sumrambah menambahkan, masih banyak petani yang tidak berdaya ketika panen harga turun. Belum lagi permasalahan dengan pupuk subsidi, khususnya menyangkut masalah penyalurannya. Seharusnya, lanjut dia, pupuk subsidi menjadi solusi untuk berusaha tani. Namun kenyataannya justru membikin susah petani. Persoalan pupuk subsidi ini menjadi salah satu topik bahasan dalam Rembug Utama, selain persiapan KTNA untuk berangkat ke Penas XVI di Padang, Sumatera Barat.

Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udrayana, mewakili tiga UPT Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), mendukung hal-hal yang tengah dikerjakan oleh KTNA Jawa Timur, hingga acara Rembug Utama  KTNA Jatim bisa terlaksana dengan baik.

Mengutip pernyataan Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian Dedi Nursyamsi, Uud sapaan akrabnya, mengatakan, “Dalam perencanaan persiapan menuju PENAS Padang, mohon isu regenerasi petani dapat dimunculkan agar kita semua yakin bahwa generasi penerus pertanian sudah disiapkan, antara lain melalui sinergi dan kolaborasi KTNA dengan milenial DPA dan DPM.”

Sementara itu acara Rembug Utama KTNA Jatim yang juga dihadiri oleh Ketua Umum KTNA Nasional M. Yadi Sofyan Noor juga turut menyampaikan bahwa KTNA harus terus bergerak dan berdasarkan database. Karena data merupakan salah satu aspek krusial dalam berbagai hal.

Ia menyebut hingga saat ini jumlah pengurus KTNA yang terdata sampai di tingkat desa berjumlah sekitar 660 ribu orang dengan jumlah anggota sebanyak 22 juta petani dan 1,8 juta nelayan. YNI/BBPPKETINDAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *