CIAWI — Kementerian Pertanian Republik Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui pemberian Penghargaan Brigade Pangan Inspiratif Tahun 2025, yang digelar di Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Ciawi, Rabu (21/5/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, berhasil meraih tiga kategori penghargaan sekaligus, yaitu Brigade Pangan Inspiratif, Penyuluh Pendamping BP Inspiratif, dan Babinsa Inspiratif.
Brigade Pangan Putra Muda yang dikelola oleh Azizul Hakim, serta BP Maju Bersama yang dikoordinatori oleh Saddam Hussein dari Kabupaten Mempawah, terpilih sebagai Brigade Pangan Inspiratif atas kontribusi mereka dalam mendukung optimalisasi lahan rawa untuk produksi padi.
Azizul Hakim memimpin pengelolaan lahan seluas 273 hektare di Kecamatan Pemangkat, Sambas, dengan pemanfaatan alsintan modern seperti Combine Harvester, Traktor Roda 4 dan 2, serta Transplanter, dan telah mencatat omzet hingga Rp180 juta.
Sementara itu, Darma Irawan, penyuluh pertanian dari Dinas Pertanian Kabupaten Sambas, dinobatkan sebagai Penyuluh Pendamping BP Inspiratif, dan Imam Riyadi dari Koramil 05/Pemangkat, Kodim 1208/Sambas, sebagai Babinsa Inspiratif atas sinergi dan dukungan aktif mereka di lapangan.
Darma Irawan mengungkapkan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja sama dan dukungan berbagai pihak.
“Terima kasih kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas yang telah memberikan dukungan penuh, serta kepada BBPP Batu selaku LO Brigade Pangan Kalimantan Barat, yang secara konsisten memberikan pelatihan, bimbingan teknis, hingga kunjungan lapangan,” ujar Darma.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas seluruh tim di lapangan dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pendekatan modern dan kolaboratif.
Kepala BBPP Batu, Roby Darmawan, selaku penanggung jawab Brigade Pangan wilayah Kalimantan Barat, menyampaikan apresiasinya atas prestasi yang diraih.
“Saat ini terdapat 208 Brigade Pangan yang tersebar di 12 kabupaten di Kalbar. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat peran Brigade Pangan dalam mendukung transformasi pertanian,” ujarnya.
Dalam arahannya, Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menegaskan pentingnya modernisasi sektor pertanian.
“Pertanian Indonesia harus bertransformasi dari mekanisapi menjadi mekanisasi. Jadilah pelaku utama pertanian yang dinanti banyak orang,” pesannya kepada para penerima penghargaan.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menambahkan bahwa Brigade Pangan adalah garda depan dalam pengelolaan pertanian modern yang berorientasi bisnis dan profesional.
“Mereka harus mampu mengelola lahan secara produktif dan menciptakan keuntungan nyata,” tegasnya.
Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa program Brigade Pangan akan terus diperkuat dan dijalankan secara terpadu, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan Mentan Amran.
“Brigade Pangan harus menjadi motor penggerak swasembada pangan nasional. Sinergi antar pemangku kepentingan dari hulu hingga hilir sangat dibutuhkan,” pungkasnya.
Capaian Kabupaten Sambas membuktikan bahwa sinergi antara petani muda, penyuluh, dan aparat kewilayahan mampu mendorong lahirnya praktik pertanian yang modern, profesional, dan berdaya saing. Keberhasilan ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. PRIMA/SAI/BBPPBATU












