Malang — Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Klinik Kesehatan mengadakan Bakti Sosial Pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan pada Kamis (31/07/2025). Bertempat di ruang kelas Tapak Liman, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Pertanian dalam meningkatkan kualitas kesehatan sumber daya manusia di lingkungan pertanian.
Pelayanan kesehatan yang diberikan dalam kegiatan ini meliputi konsultasi kesehatan langsung dengan tenaga medis profesional serta pemeriksaan laboratorium sewaktu, antara lain: tes gula darah, asam urat, dan kolesterol. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari seluruh pegawai BBPP Ketindan yang hadir dan memanfaatkan layanan secara aktif.
Langkah ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, yang menegaskan bahwa budaya kerja di Kementerian Pertanian harus dibangun di atas nilai-nilai dasar yang kuat.
“Nilai-nilai dasar BerAKHLAK akan menjadi acuan sebagai dasar penerapan budaya kerja di Kementerian Pertanian untuk mewujudkan birokrasi organisasi yang sehat, transparan serta akuntabel,” tegas Menteri Amran.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya pembinaan karakter dan profesionalisme ASN secara menyeluruh.
“Kami menekankan pentingnya menyiapkan mental dan karakter serta profesionalisme dan integritas para ASN Kementan sedini mungkin melalui upaya-upaya pre-emptif dan preventif dengan pembinaan secara berkelanjutan untuk menginternalisasi nilai-nilai tersebut. Harapannya, para ASN dapat terus mengembangkan kemampuannya dalam berinovasi dan adaptif di era global,” tegas Santi.
Tim petugas Klinik Kesehatan Kementan yang dalam kegiatan ini berjumlah 10 orang terdiri dari Dokter, Perawat dan farmasi serta petugas penunjang kesehatan lainnya ditujukan untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial guna menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya pola hidup sehat dan pentingnya untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
Kepala BBPP Ketindan, Nurul Qomariyah, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan dari Kementerian Pertanian.
“Kami berterima kasih atas kehadiran tim medis dari Klinik Utama Kementan. Ini bukan sekadar pelayanan kesehatan, tapi juga bagian dari pembentukan budaya kerja sehat di BBPP Ketindan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Klinik Utama Kementerian Pertanian tidak hanya memberikan layanan medis, tetapi juga membawa pesan penting yakni pertanian hanya akan maju bila SDM-nya sehat, cerdas, dan sejahtera. BBPP Ketindan sebagai pusat pelatihan pertanian siap terus menjadi bagian dari langkah-langkah strategis Kementerian Pertanian untuk membangun pertanian Indonesia yang tangguh dan berdaya saing. — Humas BBPP Ketindan













