MAGELANG – Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu bekerja sama dengan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta-Magelang (Yoma) menyelenggarakan kegiatan Sertifikasi Kompetensi Butcher Junior pada 23–25 Februari 2026 di Magelang, Jawa Tengah.
Sebanyak 69 peserta mengikuti uji kompetensi yang dilaksanakan selama tiga hari, dengan melibatkan lima asesor profesional. Seluruh peserta dinyatakan kompeten berdasarkan hasil asesmen pada 15 unit kompetensi yang diujikan.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam berbagai kesempatan menegaskan pentingnya peningkatan kualitas SDM sebagai kunci kemajuan sektor pertanian nasional.
“Kemajuan pertanian kita sangat bergantung pada kemampuan dan kompetensi SDM. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan SDM melalui pelatihan dan pendidikan berkualitas,” tegasnya.
Senada dengan Mentan Amran, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menegaskan bahwa pendidikan dan pelatihan nonformal memiliki peran besar dalam meningkatkan kapasitas petani dan masyarakat pertanian.
“SDM memegang peranan penting dalam sektor pertanian karena menjadi faktor utama dalam peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan di Indonesia,” jelasnya.
Kegiatan sertifikasi ini menghadirkan lima asesor, yaitu Hardi, Lutfia Hanim Mufida, Pontjo Tri Andajani, Nafrina Lanniari, dan Fera Aryanti. Proses asesmen meliputi ujian tertulis, wawancara, serta uji unjuk kerja terhadap 15 unit kompetensi sesuai skema Butcher Junior.
Pembukaan kegiatan dilakukan Senin (23/02/2026) dan diikuti oleh Kepala BBPP Batu secara daring, perwakilan LSP Pertanian, Direktur Polbangtan Yoma yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi, lima asesor butcher yang hadir secara luring, TUK BBPP Batu, TUK Polbangtan Yoma, serta 69 peserta asesi.
Dalam sambutannya, Kepala BBPP Batu Ugik Romadi menegaskan pentingnya sertifikasi kompetensi sebagai bentuk pengakuan resmi atas kemampuan tenaga kerja di bidang pemotongan dan pengolahan daging yang sesuai standar industri.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta menunjukkan kemampuan teknis dan pemahaman prosedur kerja yang memenuhi standar kompetensi nasional. Pada Rabu (25/02/2026), kegiatan ditutup secara resmi oleh perwakilan LSP Pertanian, Eka Herissuparman. Berdasarkan hasil pleno asesor, seluruh 69 peserta dinyatakan kompeten sebagai Butcher Junior.
Melalui kegiatan ini, BBPP Batu menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas dan daya saing SDM peternakan, sekaligus memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan vokasi pertanian dalam mencetak tenaga kerja kompeten dan tersertifikasi. Guritno/BBPP BATU












