Ketersediaan Gula Konsumsi Hingga Desember Diperkirakan Aman

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, selalu mengingatkan kebutuhan gula jelang puasa dan lebaran dapat terpenuhi. Ditjen Perkebunan Kementan mencatat, tidak ada kebutuhan gula dan lonjakan harga jelang puasa dan lebaran, bahkan sampai 30 April ada stok gula sebanyak 717.447 ton cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Sekretaris Ditjen Perkebunan, Antarjo Dikin mengatakan, stok tersebut berada di rumah tangga sebanyak 328.734 ton atau 46 persen, pedagang 151.494 ton atau 21 persen, dan pabrik gula 226.967 ton, dan di petani sekitar 10.000 ton. “Dengan kebutuhan 229.476 ton/bulan, stok tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan tiga bulan ke depan hingga musim giling tebu”, ujarnya. (17/5/2021)

Pada saat musim giling nanti, diprediksi produksi gula pada Juni sebanyak 341.033 ton, Juli 404.327 ton, Agustus 552.601 ton, September 417.660, Oktober 259.971 ton, dan November 125.869 ton. “Kelebihan produksi pada bulan-bilan yang surplus, untuk menutupi kebutuhan bulan yang defisit. Jadi sampai Desember diperkirakan kebutuhan gula konsumsi akan terpenuhi”, tegas Antarjo.

Antarjo menambahkan, walapun ketersediaan gula konsumsi mencukupi, namun perlu antisipasi distribusinya terutama wilayah di luar sentra tebu atau daerah minus seperti Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Barat, Kalimantan, Maluku, NTT dan Papua. Sedangkan Lampung, Sumatera Selatan, Jawa, Sulawesi Selatan dan Tenggara cukup aman karena terdapat industri gula.

Untuk meningkatkan produksi gula, Antarjo mengungkapkan harus ada program penambahan luas areal dan perbaikan pabrik gula. Saat ini, Kementan telah memberikan bantuan untuk program intensifikasi untuk kebun petani. Bantuan tersebut berupa pupuk, herbisida, penanggulangan OPT dan lainnya. “Hal tersebut untuk meningkatkan rendemen tebu, dan revitalisasi pabrik gula juga sangat diperlukan untuk meningkatkan rendemen tebu”, katanya. Ditjenbun

Baca Juga :   Dorong Pertanian Berkelanjutan, Kementan Bersama DPR RI Kembangkan Pupuk Organik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *