Kukuhkan Saka Taruna Bumi, Kementan Kibarkan Semangat Pertanian di Sembawa

SEMBAWA – Gerakan Pramuka menjadi bagian dari konstribusi dan sumbangsih dalam mewujudkan masa depan bangsa, negara dan daerah yang lebih baik.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyampaikan gerakan Pramuka adalah modal sebuah negara dan bangsa, negara dan daerah yang lebih baik.

“Pramuka itu intinya adalah kekuatan bangsa yang bagaikan Oksigen yang harus dihirup oleh semua anak bangsa,” ujar mantan gubernur Sulsel itu.

Ia juga menegaskan bahwa gerakan pramuka harus menjadi gerakan kemanusiaan yang memiliki kepedulian. Harus peduli lingkungan dan sekitar.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan Kementan tetap berkomitmen untuk terus memajukan dan menambah SDM pertanian yang berkualitas. Sebab, pertanian memiliki posisi penting terkait ketahanan pangan. “Selain SDM pertanian berkualitas, jumlah mereka juga harus diperbanyak. Tujuannya untuk akselerasi pencapaian target berbasis standardisasi tinggi. Dengan begitu, kemajuan pertanian menjadi hal yang nyata,” jelas Dedi.

Kepramukaan adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang sasaran akhirnya pembentukan watak, akhlak, dan budi pekerti luhur. Kepramukaan adalah sistem pendidikan kepanduan yang disesuaikan dengan keadaan, kepentingan, dan perkembangan masyarakat, dan bangsa Indonesia.

Seiring hal itu Sekretaris BPPSDMP, Siti Munifah menjelaskan lebih lanjut. “Pendidikan informal, baik itu pelatihan, penyuluhan, termasuk kegiatan kepramukaan saka taruna bumi harus bisa didorong untuk transformasi pembelajaran,” ujarnya.

Siti Munifah menjelaskan, gerakan Pramuka, melalui Saka Taruna Bumi, dapat mendobrak peradaban belajar yang inovatif. “Sebagai negara agraris diharapkan kita bisa menjadi lumbung pangan dunia, melalui pengelolaan dan mendukung gerakan saka taruna bumi,” tegasnya.

Baca Juga :   Tingkatkan Standar Kompetensi Pelaku Usahatani, Kementan Gelar Sertifikasi Pengolahan Hasil Pertanian

Hal ini selaras dengan program Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) BPPSDMP, SMK PP Negeri Sembawa yang laksanakan ).Kepala SMK PP Negeri Sembawa Mattobi’i, selaku Mabigus pada Musyawarah Gugus Depan, Pengukuhan Gugus Depan, dan Pengukuhan Saka Taruna Bumi SMK PP Negeri Sembawa (20/9) menyampaikan bahwa kegiatan pramuka mampu membangun karakter siswa. Sehingga akan terbentuk dan akan bermanfaat didunia kerja nantinya.

Mattobi’i menambahkan Krida yang ada di SMKPP Negeri Sembawa antara lain perkebunan, hortikultura, tanaman pangan, peternakan, dan perikanan.

Musyawarah Gugus Depan, Pengukuhan Gugus Depan, dan Pengukuhan Saka Taruna Bumi SMK PP Negeri Sembawa dihadiri oleh Camat Kecamatan Sembawa, Kwartir Ranting dan DKC Kecamatan Sembawa dan Dewan guru peran saka SMK PP Negeri Sembawa. SMKPP Negeri Sembawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *