Sambas – Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sajingan Besar menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Brigade Pangan Mendukung Swasembada Pangan Angkatan XIII pada 9–11 Juli 2026 di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.
Kegiatan ini diikuti oleh 15 anggota Brigade Pangan Paranginan bersama petani di wilayah kerja BPP Sajingan Besar. Pelatihan bertujuan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia pertanian dalam menerapkan budidaya yang baik, mengoptimalkan penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan), memperkuat kelembagaan petani, serta meningkatkan kemampuan pengelolaan usaha tani yang produktif dan berkelanjutan.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa Brigade Pangan merupakan salah satu pilar penting dalam transformasi pertanian modern untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.
“Brigade Pangan harus menjadi motor penggerak pertanian modern. Kita ingin melahirkan SDM pertanian yang mampu menguasai teknologi, mengelola usaha secara profesional, dan menjadi penggerak peningkatan produksi menuju swasembada pangan,” tegas Amran.
Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan bahwa keberhasilan swasembada pangan sangat ditentukan oleh kualitas SDM pertanian yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Melalui pelatihan teknis, Brigade Pangan diharapkan semakin profesional, inovatif, dan mampu menjadi penggerak pembangunan pertanian di daerah sehingga dapat mendukung peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan nasional,” ujar Arsanti.
Selama pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai teknologi budidaya, pengelolaan usaha tani, pemanfaatan alsintan, serta penguatan organisasi Brigade Pangan. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam diskusi, praktik, dan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif.
Kepala BBPP Batu, Ugik Romadi, Kamis (9/7/2026) menegaskan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen BBPP Batu dalam mendukung program strategis Kementerian Pertanian melalui peningkatan kapasitas SDM pertanian dan pendampingan Brigade Pangan.
Menurut Ugik, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, dan petani menjadi kunci untuk mempercepat peningkatan produktivitas pertanian sekaligus mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.
Melalui pelatihan ini diharapkan para anggota Brigade Pangan mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di lapangan, sehingga dapat menjadi penggerak utama peningkatan produksi pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Sambas dan sekitarnya. PRIMA/DWI/BBPP BATU













