BATU – Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu menerima kunjungan edukatif dari SMP Plus Arroudhoh Sedati, Sidoarjo, Kamis (29/10/2026). Kegiatan yang diikuti 290 siswa dan 30 guru pendamping ini menjadi sarana mengenalkan dunia peternakan, mulai dari pengolahan hasil ternak, kesehatan hewan, hingga pemanfaatan limbah.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan pertanian Indonesia. Karena itu, pengenalan sektor pertanian dan peternakan sejak dini perlu diperkuat untuk menumbuhkan minat sekaligus menyiapkan sumber daya manusia unggul.
“Dalam 20 tahun ke depan, merekalah yang akan memimpin. Kita berharap mereka menjadi generasi yang lebih unggul,” ujarnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya regenerasi sumber daya manusia pertanian untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Pengetahuan dan keterampilan sejak dini diharapkan dapat menumbuhkan ketertarikan generasi muda terhadap sektor pertanian dan peternakan.
Kunjungan dibagi menjadi enam kelompok sesuai materi dan lokasi pembelajaran. Para siswa mengenal pengolahan susu melalui materi pembuatan burger susu dan cooking class, serta pengolahan daging melalui praktik membuat burger ayam.
Selain pengolahan pangan, siswa juga mendapat materi kesehatan hewan, reproduksi ternak, dan kesehatan masyarakat veteriner. Mereka turut dikenalkan dengan Rumah Potong Hewan (RPH), pengolahan limbah peternakan dan biogas, serta agribisnis sapi perah.
Rangkaian pembelajaran tersebut memberikan gambaran bahwa peternakan tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan hewan, tetapi juga mencakup pengolahan hasil, kesehatan hewan, pengelolaan limbah, dan pengembangan usaha.
Melalui praktik pembuatan burger susu dan burger ayam, siswa belajar mengolah bahan hasil peternakan menjadi produk pangan siap konsumsi. Kegiatan ini juga memperkenalkan cara meningkatkan nilai tambah produk melalui kreativitas dan keterampilan pengolahan.
Kepala BBPP Batu, Ugik Romadi, mengatakan kunjungan edukatif menjadi salah satu cara mengenalkan sektor peternakan kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui pembelajaran teori dan praktik, siswa diharapkan memahami potensi peternakan sekaligus mengenal peluang pengembangan produk dan usaha di bidang tersebut.
Kegiatan berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dengan dukungan tim dari berbagai divisi BBPP Batu. Untuk menjaga keamanan dan kesehatan lingkungan balai, peserta juga diarahkan mengikuti ketentuan yang berlaku, termasuk melewati bilik desinfektan dan tidak memasuki area kandang.
Melalui kegiatan ini, BBPP Batu terus memperkuat perannya sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan sumber daya manusia peternakan. Edukasi tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan generasi muda tentang potensi peternakan sebagai bagian penting dari ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi nasional. BBPP BATU












